Tuesday, March 13, 2012

PUISI PRIBADI (2)

DOA UNTUK ALAM

Tuhan …
Alangkah eloknya ciptaanMu
Pemandangan gunung, laut, udara dan daratan
Nan melebarkan kelopak mata
Terkagum-kagum ku tiada habis

Tuhan…
Keindahan ciptaanMu
Juga tergambar pada alam yang telah…
Terhempas , terkoyak dan berantakan oleh bencana
Meski miris dan bersedih kami melihatnya

Tuhan...
Maafkanlah aku dan semua manusia bumi
Hamba-hambaMu yang lalai dari peringatanMu
Yang sering sengaja merusak ke-elokan CiptaanMu
Demi banyak alasan dari keserakahan materi 


Tuhan...
Berilah kesempatan pada kami dengan kesadaran
Untuk menjaga dan melestarikan karya-karya AgungMu
Yang masih ada dan banyak terhampar luas di sekeliling kami
Hingga generasi berikut juga menikmati semua keindahan sentuhanMu

Dan Tuhan...
Izinkanlah aku dapat terus Kau beri waktu
Untuk berdiri dan men-syukuri...
Kala melihat dan menikmati langsung
Keindahan,kebesaran dan kehalusan karya ciptaMu…
Tuhanku Yang Maha Kuasa

Syarifah Usma - Agustus 2011

Mati Lampu terindah
(Kenangan mati lampu di malam hari
saat latihan badminton)

Mati lampu …
Kerap aku sangat takut padamu
Tapi …
Ada satu saat dimana
Aku menjadi tidak takut padamu

Karena…
Pada saat kau tiba-tiba datang
Ada teman-teman baik di sampingku
Mereka menjaga dan memberiku semangat
Hingga…
Aku merasa tenang dan aman

Mati lampu…
Terima kasih kau ada di saat yang tepat
Akan ku ingat indahmu…
Bukan gelap dan ketakutan menyertaiku

Kini dari hadirmu
Aku tahu dan sadar
Ada ketulusan dari teman-temanku
Yang sering terabaikan olehku

Syarifah Usma - April 2011
Dimuat :Tabloid GAUL edisi 15, 16 April 2012



PUISI PRIBADI (2)

Kepala Sekolahku

Baik , ramah dan penyayang
Itulah sosok yang
Sangat aku sayangi
Di sekolahku

Tapi sayang…
Beliau akan meninggalkan kami
Dan sekolah yang kami cintai
Karena tugas baru telah menanti

Pak kepala sekolahku…
Terima kasih ku ucapkan
Atas didikan, bimbingan dan petuahmu

Aku akan selalu mengingat
Kebaikan dan keramahanmu
Hingga akhir hayat

NOTE : Di muat majalah Ummi Edisi No.2/XXIII/Juni 2011


 Perpustakaan

Ku kayuh langkahku dengan cepat
Tanpa peduli panas matahari begitu menyilau
Ku ingin segera menemui
Sebuah tempat sejuk, nyaman, dan…
Membuatku bisa melihat segala isi dunia
Dengan napas agak tersenggal
Ku melngkah memasuki tempat sunyi itu
Sepi dan senyap bukan tanpa penghuni
Semua sibuk dengan keseriusannya
Ke berjalan perlahan …
Menatap satu per satu judul-judul
Sampul buku terlihat menarik
Gambar wajah manusia dan alam begitu elok
Terpampang pada rak-rak tersusun rapi
Ku dapati sebuah buku dangan judul memikat
Membaca perlahan menuju sebuah bangku
Ku hela napas panjang ..
Mulai mataku menekuni satu per satu kalimat
Dan … aku merasa berada dalam dunia yang luas

NOTE : Di muat di majalah BOBO edisi 30 . November 2010 

Library 
My bicycle pedal fast pace
Regardless of the hot sun so glaring
I want to meet soon
A place of cool, comfortable, and ...
Allowed me to see all the world
With a little gasping breath
I walked to enter the desolate place
Quiet and silent is not without occupants
All busy with the seriousness
I walked slowly
Looked at one by one the titles
The cover looks interesting books
Image of a human face or the nature is so beautiful
Emblazoned on the shelves of neatly arranged
I found a book with the title lure
Read slowly to a bench
I take a deep breath ...
Began to pursue my eyes one by one sentence
And ... I feel in the world at large. 
Note : Dimuat ; Di Puisianak.blogspot.com
   



PUISI PRIBADI (2)

Sahabat Dunia Maya

Semua sama merasakan hangatnya mentari
Kita hidup dalam satu bumi
Tapi apakah mentari yang sama menyinari seluruh alam dan manusia
Aku bersaksi kelak suatu hari nyata kita akan bersua
Dan ber-akrab gembira seperti di media ‘maya’

Tak hanya ku kagumi status-statusmu yang tertuang dalam dinding maya-mu
Namun ku berharap …
Bisa berjabat tangan dan tersenyum manis di hadapanmu
Bukan terus ber-fatamorgana dalam dunia maya

Atau itu cuma harapan semu semata
Karena mungkin saja mentari itu lebih suka bersembunyi di balik awan
Dan tak ada kesempatan kita sedikitpun bisa berjumpa langsung
Dan persahabatan kita pun akan berlalu dalam kebosanan
Entahlah…

Syarifah Usma - Mei 2010 
Dimuat : Tabloid GAUL edisi 15, 16 April 2012


 Cinta Sejati Sang Kanak-Kanak 

Andai waktu bisa berjalan cepat  
Dan aku pada posisi usia sedikit dewasa 
Ku yakin jarak yang jauh 
Bukan halangan 
Dua wajah saling bertatap
Di saat  itulah akan aku percayai
Bahwa bukan hanya hatimu
Ku mau miliki
Juga jasadmu

Ku ingin kau pun sadar
Puisi-puisimu itu
Memang tercipta untukku

NOTE : Di muat di majalah  STORY Edisi 20 . Maret 2010