Kau Memang Ada
Aku tahu kau nyata
Tapi ku hanya bisa mengait bintang
Aku hanya bisa mengintal bulan
Bersama khayalku
Mana kau ?
Ku tahu kau nyata
Tapi dimana jasadmu
Inginku rangkul hatimu
Menyatukan dengan hatiku
Inginku belaimu dengan jemari halusku
Inginku tatap mata cahayamu
Inginku menangis dan menabur sakitku
Inginku ku kecup erat daratan itu
Tapi kau masih hilang bersama ilusi
Hatiku masih sepi
Hanya bisa lihat peredaran waktu
Dan hanya menunggu
Tapi kau masih bisa
Ku hanya bahagia bersama ilusiku
Kau masih sama
Ku sentuh telus ku genggam kosong
Bambang Arjuna
Sulit Ber-imajinasi
Aku mencoba
Melukis wajahmu dalam pikiranku
Tapi ku tak sanggup
Begitu sulit,
Imajinasiku tak sanggup
Menembus kerajaanmu
Ku paksa hanya ku temukan jalan buntu
Imajinasiku tak bisa melangkah lebih jauh
Kau terlalu jauh
Dalam imajinasi pun
Kerajaanmu tak tersentuh
Bambang Arjuna
Pasti Ada Luka
Pastinya sepi
Jika dalam hati
Tak ada sebuah nama menemani
Pastinya duka
Bila di dada
Tertoreh luka dari sebuah nama
Haruskah kutoreh sebuah nama
Serta mengharap segala luka
Terima kasih tuk Bpk, kk atau siapapun kamu, atas puisi2 yang bnyk dikirimkan ke aku. Aku tersanjung dan sangat berterima kasih. Meski kita tak pernah bertemu langsung, tpi puisi2 yg dikirimkan ke aku,menambah wawasan aku dlm menulis puisi2 berikut'a yg mang msh sangat jauh dri kebagusan. Terima kasih...Mr.Bambang Arjuna
ReplyDelete